Fungsi Ilustrasi Musik Dalam Teater Yang Perlu Kalian Ketahui

Fungsi Ilustrasi Musik Dalam Teater Yang Perlu Kalian Ketahui

Fungsi Ilustrasi Musik Dalam Teater

Fungsi Ilustrasi Musik Dalam Teater Yang Perlu Kalian Ketahui - Sebelum membahas fungsi dari ilustrasi musik, kalian harus tau apa itu ilustrasi musik. Ilustrasi musik adalah sebuah karya musik untuk melengkapi serta menghidupkan suasana sebuah acara. Sebelum ada radio dan televisi, musik ilustrasi biasanya digunakan untuk mengiringi pertunjukan seni seperti drama, teater, tablo, dan tarian.

Dalam pembuatan ilustrasi tidak bisa sembarangan, hendaknya harus sesuai dengan karakter dan watak dari acara yang diproduksi. Misalnya acara drama televisi, kita harus tahu tema yang akan diberi ilustrasi. 

Musik dalam teater umumnya hanya berfungsi sebagai elemen pendukung. Tak hanya digunakan sebagai ilustrasi musik juga sebagai pembangun suasana dan sebagai pengiring gerak. Ada banyak jenis musik dalam teater seperti berikut.

Musik Pembuka Teater

Ini merupakan musik yang terdapat pada awal pertunjukan teater yang berfungsi untuk merangsang imajinasi penonton dalam memberikan sedikit gambaran mengenai pertunjukan teater yang akan disajikan, atau bisa juga untuk pengkondisian penonton.

Musik pengiring teater

Musik ini digunakan untuk mengiringi beberapa adegan atau perpindahan adegan dalam teater. Fungsi dari musik ini adalah memberikan sentuhan agar ritme dari permainan seimbang per adegannya namun hanya adegan tertentu yang diberi musik ini.

Musik suasana

Musik yang menghidupkan irama permainan serta suasana dalam pertunjukan teater baik senang ataupun gembira, sedih, tragis. Musik ini berfungsi memberikan nyawa pada permainan agar menarik, indah, dan terlihat jelas antara klimaks dan anti klimaksnya.

Musik penutup

Ini adalah musik terakhir dalam pementasan teater yang berfungsi memberikan kesan dari teater yang disajikan baik yang bersifat positif maupun negatif yang digunakan sebagai pelajaran dan cermin moral penikmat seni teater.

Fungsi Ilustrasi Musik Dalam Teater

Setelah mengetahui beberapa jenis ilustrasi musik di atas, sekarang kita akan membahas fungsi dari ilustrasi musik itu sendiri, berikut ulasannya.
  • Memberikan ilustrasi untuk memperindah. Karena teater merupakan sebuah karya seni, maka perlu ada sentuhan untuk membuatnya tampil sempurna. Sentuhan di awal dapat mengambil perhatian penonton pada pentas. Sementara sentuhan di akhir lakon sekaligus mempersilahkan penonton pulang.
  • Memberikan latar belakang. Latar belakang dapat diartikan dalam beberapa jenis, misalnya latar belakang kebudayaan, sosial, keagamaan, atau juga karakter.
  • Memberikan keadaan psikologis. Untuk menggambarkan keadaan psikologis, dalam hal ini musik sangatlah berperan penting. Dengan musik, sutradara dapat menguatkan ekspresi dari cerita, misalnya menceritakan peran yang sedih, marah, gembira, dengan memberikan tekanan pada musik yang sesuai.
  • Memberi tekanan kepada nada dasar drama. Nada dasar drama harus dipahami oleh penonton. Dengan musik yang sesuai, jiwa pada drama itu akan terungkap dengan mudah, hal itu dapat membuat penonton terhanyut seakan ikut terlibat dalam suasana teater tersebut.
  • Membantu penonjolan karakter. Disamping itu juga membantu pemberian isi serta meningkatkan irama permainan.
  • Memberi tekanan pada suatu keadaan.
Fungsi Ilustrasi Musik Dalam Teater 
Pemanfaatan ilustrasi musik dalam pementasan drama dapat dilakukan dengan berbagai cara. Namun, secara umum dibagi menjadi dua bagian, yaitu musik langsung dan rekaman. Musik langsung yaitu musik yang dimainkan langsung pada saat pementasan, sedangkan musik rekaman, yaitu musik yang telah direkam di atas pita kaset.

Seperti halnya penata cahaya, juru musik ini sulit diganti secara mendadak. Karena dia harus menguasai jalannya pentas, dia harus tahu kapan untuk bermain dan kapan diam.

Itulah pembahasan saya tentang Fungsi Ilustrasi Musik Dalam Teater Yang Perlu Kalian Ketahui. Pengaturan musik ini perlu dipersiapkan secara seksama. Seperti halnya pengaturan lampu, maka dalam musik ini pun dibutuhkan penyusunan plot. Juru musik perlu mempelajari naskah, mencari musik yang cocok, merekam dalam pita kaset secara urut kemudian diberi kode. Pada naskah harus telah ada kode-kode tertentu. Untuk itu, juru musik harus selalu membawa naskah dan senantiasa mengikuti jalannya latihan.

You may like these posts