Editing film, Seperti ini tahapannya

Editing film, Seperti ini tahapannya

Editing film, Seperti ini tahapannya
Editing film, Seperti ini tahapannya - Editing film disini bukan cuma editing film layar lebar ya sob, tapi kita akan membahas secara keseluruhan, baik itu di layar lebar ataupun film pendek. Buat kalian yang belum mengetahui bahwa proses editing dibagi menjadi 2 yaitu offline editing dan online editing. Untuk pembahasannya sebagai berikut.

Offline editing

Offline editing adalah proses gambar dipilih dan dipilah kemudian disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan cerita yang sesuai dengan visi dari sutradara. Setelah gambar selesai disusun maka akan dilanjutkan ke proses selanjutnya yaitu proses online editing dimana gambar akan dipoles serta dikoreksi sehingga film layak untuk di sajikan. Pada tahap offline editing ada beberapa proses yang akan dilalui, sebagai berikut.
  • Converting, ini adalah proses converting file RAW dari kamera atau file mentah setelah melakukan shooting, file ini akan di convert menjadi proxy, sehingga asisten editor akan melakukan sinkronisasi antara gambar dan suara yang telah direkam di lapangan.
  • Assembly cut, adalah gambar yang telah disusun dan di sinkronisasi yang kemudian akan di teruskan oleh editor utama untuk dipilih dan dipilah lalu dirangkai sesuai dengan script atau sesuai urutan cerita yang logis.
  • Rough cut, bisa juga kita sebut dengan potongan kasar. Diproses ini seorang sutradara akan ikut serta menonton proses editing dan melihat potensi serta ikut menyelesaikan beberapa masalah yang mungkin terlihat dalam editing. 
  • Picture lock, ini adalah setelah gambar melewati potongan kasar dan potongan2 lainnya sampai halus dan semua crew telah setuju. Jika gambar telah terkunci maka tidak akan adanya yang namanya perubahan susunan gambar atau membolak balik urutan gambar dan gambar akan dibawa ke proses yang selanjutnya yaitu online editing.

Online editing

Online editing adalah proses mengoreksi, pemberian warna atau sentuhan-sentuhan lain sehingga gambar layak untuk disajikan kepada penonton. pada proses ini sifatnya adalah paralel yang dimana akan terbagi menjadi dua seperti berikut ini.

Editing film, Seperti ini tahapannya

Picture

Pada proses akan ada beberapa tahapan juga, tahapannya adalah sebagai berikut ini.
  • Color correction, adalah proses dari pengkoreksian warna. Saat kita melakukan shooting film terkadang gambar bisa saja over atau under exposure, bukan hanya itu kadang gambar terlihat sedikit kuning atau kebiru-biruan. Pada proses ini hal-hal tersebut akan dikoreksi sehingga gambar menjadi lebih baik sebelum dilanjutkan ke proses selanjutnya.
  • Color grading, saya pernah membahas ini di postingan saya sebelumnya dan saya tidak akan membahasnya lagi disini. Buat kalian yang belum membacanya, kalian dapat membaca postingan saya sebelumnya tentang color grading sebagai story telling dalam film.
  • Rotoscoping, orang yang melakukan rotoscoping di sebut dengan rotoscoping artis dan tugas dari mereka adalah melakukan pembetulan dari hal-hal yang tidak diinginkan yang tertangkap oleh kamera pada saat proses shooting.
  • VFX, ini adalah proses penambahan visual efek kedalam film, dan proses ini dilakukan oleh seorang visual efek artis oleh arahan dari sutradara.
Jadi tahapan-tahapan online editing tersebut dapat dilakukan setelah gambar terkunci.

Editing film, Seperti ini tahapannya

Sound

Proses ini paralel dengan picture, jadi setelah gambar terkunci maka omf akan dikirimkan ke sound desainer sehingga seorang sound designer akan dapat melakukan tahapan-tahapan seperti berikut.
  • Dialog editing, ini adalah proses editing dialog dari aktor yang ada pada film yang sedang di edit.
  • Foley
  • ADR (Automatic Dialog Replacement), ini sering terjadi dalam proses shooting film sehingga membuat dialog dari aktor tidak terdengar, misalnya saat kita melakukan shooting bersamaan dengan ada acara dengan sound yang keras di sekitar lokasi tersebut. 
  • Musik, gambar yang telah terkunci tadi akan dikirimkan ke music composer, kemudian music composer akan melihat materi dan berdiskusi dengan sutradara sehingga mendapatkan musik seperti apa yang akan diterapkan ke dalam film tersebut. Setelah music composer mendapatkan gambaran dan telah memahami musik seperti apa yang pas atau cocok dengan film tersebut, maka dia akan mulai membuat sebuah lagu.
Setelah semua tahap selesai baik sound atau picture, maka musik akan disatukan dengan suara dan gambar juga akan disatukan dengan visual efek, color grading dan lainnya, baru kemudian gambar dan suara tersebut akan disatukan kembali menjadi satu kesatuan lalu akan di render atau diekspor.

Jadi itulah tahapan dari proses editing yang tidak bisa kita remehkan, proses-proses tersebut harus kita lalui agar gambar yang kita produksi layak untuk disajikan penonton. 

Untuk kalian yang mempunyai pertanyaan, kritik maupun saran, kalian dapat menuliskannya di kolom komentar.

You may like these posts