Tips merekam suara saat syuting film

Tips merekam suara saat syuting film

Tips merekam suara saat syuting film
Photo from Pexels
Tips merekam suara saat syuting film - Dalam filmmaking, kualitas dari sebuah film tidak hanya tentang kualitas gambar dengan resolusi tinggi, kamera angle yang bagus, color grading yang pas, atau juga editing yang keren. Tapi ada hal lain yang menentukan kualitas dari film itu sendiri, yaitu kualitas suara yang ada pada film itu, baik suara dari dialog, background musik, atau ambience sound yang ada.

Ada beberapa aspek yang perlu kita perhatikan untuk mendapatkan kualitas suara yang bagus saat perekaman. Beberapa aspek ini saling berkesinambungan dan tidak dapat dipisahkan. Jika ada salah satu yang hilang maka kualitasnya juga akan berkurang. Beberapa aspek itu adalah sebagai berikut.

Sumber suara harus baik

Sumber suara ini berasal dari yang kita rekam yaitu dari aktor atau lingkungan sekitar jika yang kita rekam adalah ambience sound. Jika kita sedang merekam suara dialog dari aktor, maka suara dari lingkungan sekitar harus lebih kecil volumenya daripada suara aktor, karena hukum suara sendiri adalah siapa yang lebih keras dialah yang menang. Memberikan ambience sound itu hal yang baik, karena dengan ambience sound akan membantu untuk menceritakan suasana dari sekitar aktor. Namun jika ambience sound yang ada terlalu berisik juga akan tidak baik, semua komponen harus pas agar menciptakan keseimbangan.

Tips merekam suara saat syuting film
Photo from Pexels

Peralatan yang baik

Yang berikutnya adalah peralatan yang baik. Hal ini tentunya juga tidak kalah penting, karena sebaik apapun sumber suara yang ada jika peralatan kita tidak mumpuni, maka hasil yang dihasilkan juga tidak akan maksimal. Kalau membahas peralatan ini sangat luas ya sob, mulai dari sound recorder yang bagus, microphone yang bagus atau yang lainnya. Bukan hanya itu, kalian juga harus mengenali peralatan yang akan kalian gunakan, seperti kecocokan microphone yang akan kalian gunakan, untuk itu kalian harus mengenal jenis dan karakteristik mikrofon sebelum kalian memutuskan untuk menggunakannya. Atau kalian juga dapat mencari referensi mengenai merek-merek alat untuk merekam suara yang bagus untuk filmmaking.

Teknik yang baik

Yang terakhir adalah teknik yang baik. Tentunya, setelah sumber suara yang baik, dengan didukung alat yang baik, harus juga memahami teknik yang baik. Berikut adalah rangkuman dari beberapa tekniknya.

Signal to noise ratio yang setinggi mungkin

Simpelnya adalah suara yang diinginkan itu kita sebut sebagai signal dan suara yang tidak dibutuhkan kita sebut noise. Nah, dalam merekam suara signal harus lebih mendominasi daripada noise untuk itu mikrofon kita harus fokus kepada sumber suara dengan lebih mendekatkannya, tapi ingat untuk mikrofon jangan sampai memasuki frame.

Continuity

Karena perubahan dari shot ke shot itu penting jadi sebisa mungkin perubahan shot itu haruslah sudah diketahui saat rehearsal. Jadi boomer sudah tahu perubahan dari shot-shotnya agar jarak dari mic constant.

Level dan Gain Staging

Usahakan kita merekam dengan level yang optimum, jangan terlalu keras agar tidak terjadi distorsi, begitu juga jangan terlalu pelan agar noise tidak mendominasi, karena semua equipment mempunyai noise tersendiri.

Itulah sedikit pembahasan saya mengenai tips merekam suara saat syuting film. Dari pembahasan saya di atas tentunya tidak dapat kita jadikan acuan sepenuhnya, teruslah mencoba, karena pengalaman adalah guru yang terbaik, dan dari kegagalan saat kita mencoba kita jadi tahu mana yang tidak boleh kita ulang di percobaan berikutnya.

You may like these posts