Jual footage video kalian ke shutterstock

Jual footage video kalian ke shutterstock

Jual footage video kalian ke shutterstock
Jual footage video kalian ke shutterstock - Jika kalian mempunyai hobi dengan videografi, tentunya kalian mempunyai sisa footage yang tidak terpakai. Kalian dapat menghasilkan uang dari footage tersebut dengan cara menjualnya ke Shutterstock. Tidak hanya stock footage, kalian juga dapat menjual stock foto, atau ilustrasi vektor.

Namun sebelum menjual stock footage, kalian harus mengetahui bahwa menjual stock footage tidak semudah menjual stock foto ataupun ilustrasi vektor. ada beberapa persyaratan yang harus kalian penuhi agar footage kalian dapat dijual ke Shutterstock.

Sebelum kalian akan menjual footage kalian ke shutterstock, kalian harus memperhatikan beberapa hal seperti di bawah ini.

Memiliki akun Shutterstock

Hal ini tentu kalian harus lakukan, karena tanpa memiliki akun kalian tidak akan bisa mengupload footage di shutterstock. Untuk membuat akun akun Shutterstock cukup mudah, tidak seperti pada zaman dulu yang membutuhkan paspor untuk mendaftar, sekarang ini kalian cukup mendaftar seperti mendaftar pada situs-situs pada umumnya.

Untuk menjadi seorang kontributor Shutterstock kalian dapat mendaftar disini. Setelah kalian selesai mendaftar dan login ke akun kalian, masuklah ke pengaturan akun dan lengkapi informasi akun kalian seperti menambahkan foto profil, username, display name, dan lainnya.

Setelah semua proses selesai, kalian dapat memulai untuk mengupload footage kalian untuk pertama kali.

Ukuran file serta durasi

Syarat yang kedua adalah mengetahui ukuran dan durasi dari file footage yang akan kalian upload. File yang akan di upload harus memiliki setidaknya 5 sampai 60 detik serta ukuran file juga tidak boleh lebih dari 4 GB. Hal ini dapat kalian pikirkan saat kalian melakukan pengeditan dan juga saat memindahkan file ke komputer agar menggunakan kabel data agar kualitas video kalian terjaga.

Format video

Format yang diterima oleh pihak Shutterstock ada 2 yaitu (.mov, dan Mp4). Format ini tidak harus diperoleh saat setelah kalian melakukan perekaman dari kamera. Tetapi kalian juga dapat melakukan editing lalu merender  video kalian dan merubah formatnya menjadi seperti yang saya sebutkan tadi agar dapat diterima oleh pihak Shutterstock.

Frame rate video

Ketika kalian akan melakukan pengambilan gambar, usahakan frame rate video kalian sesuai dengan yang telah ditentukan oleh pihak Shutterstock, atau mungkin saat kalian akan melakukan proses editing. Berikut adalah frame rate yang ditentukan oleh Shutterstock :

  • Frame rate 23.98
  • Frame rate 24
  • Frame rate 25
  • Frame rate 29.97
  • Frame rate 30
  • Frame rate 47.95
  • Frame rate 47.96
  • Frame rate 48
  • Frame rate 50
  • Frame rate 59.94
  • Frame rate 60
Daftar frame rate di atas sudah terdapat pada beberapa software editing video. Kalian dapat mengaturnya saat akan merender atau akan membuat sequence baru. Jika kalian menggunakan smartphone untuk melakukan perekaman, kalian dapat mengaturnya ke dalam kualitas HD dengan frame rate antara 25 sampai dengan 30 detik.

Jual footage video kalian ke shutterstock

Resolusi video

Resolusi video sangat penting untuk menentukan kualitas dari video itu sendiri, semakin besar resolusi tentunya akan semakin bagus juga kualitasnya. Pada Shutterstock terdapat beberapa resolusi video yang dapat kalian gunakan pada video kalian sebelum kalian upload ke Shutterstock. Berikut adalah daftarnya.

Resolusi 4K Resolusi 2K & 2.5K Resolusi HD Resolusi SD
Pixel 4096×2160 Pixel 2048×1080 Pixel 1280 × 720 Pixel 640 × 480
pixel 4096×2304 pixel 2400×1350 pixel 1280 × 720 pixel 703 × 576
pixel 4000×2160 pixel 2432×1366 pixel 1888 × 1062 pixel 720 × 480
pixel 3840×2160 pixel 2702×1520 pixel 1920 × 1088 pixel 720 × 486
pixel 3996×2160 pixel 2704×1520 pixel 720 × 576
pixel 4800×2700

Codec

Codec adalah format software yang menjadi pendukung dari video atau footage. Pihak Shutterstock hanya menerima codec yang ada pada rincian di bawah ini.

  • PhotoJPEG, codec ini termasuk kedalam Non-DV progresif scanned video. Pihak Shutterstock menyarankan untuk menggunakan kualitas video dengan minimal 75% ke atas.
  • MotionJPEG, codec ini berbasis Non-DV interlaced footage/video. codec ini memiliki kemampuan untuk menggerakan gambar. Sama seperti codec sebelumnya, kalian disarankan untuk menggunakan kualitas 75% ke atas.
  • PhotoRes442 / 442 HQ / 444, codec ini memiliki kemampuan untuk mengekspor dengan meminimalisir kompresi yang membuat video lebih berkualitas.
  • H.264, codec yang satu ini sangat familiar untuk kita, untuk software yang menggunakan jenis codec ini harus mengaturnya ke kualitas “Best”.
  • PNG, codec ini banyak digunakan pada footage animasi.
  • Gerak/Motion JPEG-A
  • Codec MPEG-4 Visual
  • Codec motion JPEG B
  • Codec Apple ProRes 422 LT
  • Codec PNG (Portable Network Graphic)
  • Codec Animasi Apple (RLE)

Audio

Perlu kalian perhatikan bahwa seluruh video yang kalian upload ke shutterstock tidak boleh mengandung unsur audio apapun termasuk file enhanced video. jika kalian ingin menggunakan audio kalian dapat menguploadnya ke editorial, tapi perlu kalian garis bawahi bahwa editorial jarang sekali pelanggannya.

Itulah pembahasan saya mengenai jual footage video kalian ke shutterstock. Jika ada yang tidak kalian pahami dari postingan ini, kalian dapat berdiskusi di kolom komentar atau menghubungi saya melalui halaman kontak.

You may like these posts