Jenis amplifier berdasarkan fungsinya

Jenis amplifier berdasarkan fungsinya

Perbedaan cine lens dari lensa biasa
Photo from Pixabay

Jenis amplifier berdasarkan fungsinya - Buat kalian yang belum mengenal apa itu amplifier, Amplifier adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk meningkatkan tegangan, arus, atau kekuatan sinyal. Amplifier yang digunakan dalam komunikasi nirkabel, penyiaran, perlengkapan audio atau yang lain dikategorikan sebagai power amplifier.

Amplifier juga termasuk peralatan yang digunakan untuk mengolah suara, sehingga dapat mencapai kualitas yang diinginkan. Berdasarkan fungsinya, amplifier terbagi menjadi beberapa jenis sebagai berikut.

Pre amplifier 

Berfungsi sebagai penguat awal, jenis ini dipergunakan untuk input dengan karakter tertentu agar mencapai level yang diperlukan oleh penguat-penguat berikutnya. Pre amplifier untuk tape head akan berbeda dengan pre amplifier untuk microphone, cd dan lainnya.

Perbedaan cine lens dari lensa biasa

Power amplifier 

Disebut juga dengan penguat akhir, jenis ini berfungsi untuk memperkuat daya sampai dengan yang kalian inginkan.

Line amplifier 

Berfungsi untuk menguatkan sinyal sehingga mencapai level antara +6 dbm sampai +40 dbm di outputnya.

Distribution amplifier 

Berfungsi sebagai pembagi sinyal dari satu input dihasilkan beberapa output yang masing-masing tidak saling mempengaruhi jika salah satunya bermasalah.

Isolation amplifier 

Adalah bentuk penguat diferensial yang memungkinkan pengukuran sinyal kecil dengan adanya tegangan mode umum tinggi dengan menyediakan isolasi listrik dan penghalang keselamatan listrik. Mereka melindungi data akuisisi komponen dari modus umum tegangan, yang potensi perbedaan antara instrumen tanah dan sinyal tanah. Instrumen yang diterapkan dengan adanya tegangan mode umum tanpa penghalang isolasi memungkinkan arus tanah beredar, terkemuka dalam kasus terbaik untuk representasi bising sinyal dalam penyelidikan. 

Perbedaan cine lens dari lensa biasa

Mixer amplifier 

Amplifier jenis ini digunakan untuk mencampur beberapa sinyal menjadi satu signal ( mono ) atau dua signal ( stereo ). Ada pula yang mempunyai lebih dari dua output dan disebut dengan grup output, dan biasanya untuk melayani peralatan audio multi track.

Monitor amplifier 

Adalah amplifier secara khusus dipakai untuk memantau kualitas suara dari peralatan audio lain, yang biasanya juga dilengkapi dengan loudspeaker khusus, atau keduanya dikemas dalam satu alat, dan kualitasnya harus standard secara akustik.

Limiter 

Berfungsi untuk membatasi level agar tidak melebihi level tertentu yang distandarkan. Jika sebelum membatasi level, limiter juga harus menguatkan sinyal, maka disebut dengan limiter amplifier.  Limiter bekerja khusus untuk frekuensi tertentu seperti huruf S.

Compresor 

Compressor berfungsi untuk memadatkan signal, jika level sinyal yang dapat diatur mencapai tingkat tertentu. Di bawah level tersebut, kompresor berfungsi sebagai penguat biasa. Tingkat pemadatannya juga dapat diatur. Dengan demikian kompresor akan mengakibatkan pengurangan dynamic range.

Expander

Fungsi dari expander berlawanan dengan kompresor yaitu untuk meregangkan signal mulai dari level tertentu sampai ke atasnya sedangkan level yang dibawahnya akan di turunkan. Expander biasanya bekerja sama dengan kompresor sehingga disebut juga dengan compander singkatan dari kompresor dan expander yang berfungsi untuk mengurangi noise dan tingkat dynamic range.

Itulah sedikit pembahasan saya mengenai jenis amplifier dan fungsinya, jika kalian ingin mengoreksi atau menambahkan bisa kalian tulis di kolom komentar, dan untuk kalian yang ingin mendapat update tentang postingan blog ini, kalian dapat berlangganan via email.

You may like these posts